Keunggulan WordPress Vs Tradisional Website

1. Mudah digunakan -WordPress sangat mudah digunakan dan memiliki tampilan admin yang mudah dipelajari seperti menambahkan halaman baru, posting artikel, gambar, dll  sangat mudah dan dapat dilakukan dengan cepat. Karena teknologi ini begitu sederhana, sehingga waktu yang dihabiskan untuk coding format isi artikel sangat jauh berkurang.

2. Input Media, ringan – Langkah-langkah menambahkan audio dan video untuk posting dan halaman mudah.

3.  Bersahabat dengan SEO ( Search Engine Optimize)- Seperti google,yahoo, bing dll

4. Keamanan terus meningkat- Setiap Waktu para freelance dunia mengembangkan wordpress agar lebih bersahabat dengan penggunanya termasuk meningkatkan keamananya menutupi celah kelemahan-kelemahannya .

5. Meningkatkan Otoritas Industri- Sering memposting artikel Industri Anda dan berbagi pendapat tentang apa yang terjadi dalam industri Anda banyak membantu membangun suatu hubungan dengan audiens Anda daripada, yang ditawarkan Website tradisional. mengapa demikian?
karena website tradisional membutuhkan waktu lama untuk membangun formatnya. walaupun Anda membuka software Dreamweaver lalu mencopy sebuah artikel yang sudah ada atau membuat satu postingan, Anda perlu masih mengatur kembali formatnya, upload gambar pada direktori yang benar, mengizinkan level dimana page untuk muncul, memasang page di menu manual ….Arrrgg! sedangkan WordPress  memungkinkan Anda untuk menambahkan postingan baru, dalam waktu lima detik! Dan, postingan dapat diatur untuk dimunculkan dalam navigasi pada setiap halaman lain di seluruh situs Web Anda dengan hanya beberapa klik tombol. Ketika Anda menggunakan website Tradisional Anda  menghabiskan banyak waktu untuk membuat tambahan halaman konten . kecepatan adalah esensi. Itulah perbedaannya..

6. Kesadaran Merek –  Merupakan kesempatan bagi masyarakat umum untuk melihat merek Anda,
Identitas merk dikalikan secara eksponensial atas 10 sampai 30 halaman dari situs web tradisional.

7. Mengurangi Kehilangan waktu mengetik – Ketikan Anda akan disimpan secara otomatis saat Anda mengetik bahkan jika Anda belum menerbitkan postingan Anda. Berguna bila terjadi gangguan koneksi internet atau lainnya. dan cantiknya, ketika suatu hari Anda merubah ketikan kembali ke awal, baik format atau isi tulisan, wordpress telah menyimpannya dalam bentuk timeline dan dapat di panggil/direstore lagi, woow!

8. Kesiapan layout untuk smartphone atau tablet – Tidak perlu untuk menghasilkan sebuah situs Web yang kedua hanya untuk pengguna smartphone atau tablet. WordPress secara otomatis mengenali jika seseorang melihat suatu situs melalui perangkat mobile smartphone atau tablet dan mengkonfigurasi konten untuk dilihat tepat di kedua gadget tersebut.

9. Kemudahan Mencetak – kadangkala sebuah situs Web terlalu lebar untuk dicetak. Dengan plugin sederhana, konten WordPress dapat dengan mudah dicetak dalam format yang mudah dibaca …

Mahal, blogger kecewa harga domain Anything.ID

Top Level Domain (TLD) dot ID merupakan domain kebanggaan warga negara Indonesia yang telah lama dinantikan blogger tanah air. Selama ini, blogger hanya bisa menggunakan dot ID level 2 atau Second Level Domain (SLD) seperti web.id, co.id, my.id, or.id dan lainnya. Mulai tahun 2014 ini, blogger sudah bisa menyewa TLD dot ID saja, tanpa harus diturunkan ke level dua. Domain .id ini merupakan Domain Tingkat Tinggi (DTT).

Sayangnya, ketika Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI ) melaunching TLD dot ID yang disebut dengan Anything.ID ini, banyak blogger kecewa karena harganya yang sangat mahal. Anything ID ini mulai dijual dengan tiga periode, yakni periode sunrise, grand father dan landrush.

Periode sunrise adalah periode dimana perusahaan atau pemegang merek dagang bisa mendaftarkan nama domain sesuai dengan nama produk dan perusahaanya. Kemudian ada periode garndfather yang memungkinkan bagi pemilik SLD dot ID untuk bisa meningkatkan ke domain level 1. Selanjutnya ada periode landrush, yakni periode yang dimulai sejak 16 Juni 2014 hingga 15 Agustus 2014, pukul 16.00 waktu server PANDI. Landrush adalah waktu bagi semua blogger bisa mendaftarkan nama domainnya.

Karena harganya yang mahal yakni Rp 500.000 belum termasuk PPN 10% dan belum lagi biaya administrasi dan akuisisi, kocek yang harus dirogoh blogger cukup besar. Pastinya bisa mencapai Rp 2 Jutaan lebih untuk bisa mendapatkan nama domain dengan ekstensi dot Id. (contoh: www.blogsaya.id).

Berbagai komentar blogger di situs-situs yang menampilkan berita Anything.ID, mayoritas mengeluhkan hal itu. Memang ada kegembiraan awalnya, karena Anything ID akhirnya terwujud. Namun, kegembiraan blogger itu akhirnya sirna karena mengetahui harga Anything ID yang fantastis.

Bagi blogger yang memiliki penghasilan 4 digit dari bisnis PPC, mungkin bukan masalah. Namun, blogger yang mayoritas pemula dan masih terus belajar, tentu menjadi kendala untuk memiliki Anything ID. Meski demikian, blogger berharap Anything ID bisa turun harga, setidaknya tak berbeda jauh dari SLD dot ID.

Informasi tentang domain Anything ID atau domain premium Indoensia ini dapat dilihat disitus resmi Anything ID di Domain.id

Artikel ini ditulis oleh : Mukhtar Amin
SHARING
[TheChamp-Sharing]