Bagaimana Google Adwords Meningkatkan Omset Toko Online

Walau masih berada di tahap awal, pasar ecommerce di Indonesia menunjukkan kemajuan yang sangat pesat. Sekarang, sudah semakin banyak orang Indonesia yang mulai memanfaatkan internet untuk mencari informasi, browsing, dan tentunya belanja secara online karena lebih gampang dilakukan, hemat waktu, dan lebih simple. Mungkin ini karena pertumbuhan  pengguna internet Indonesia yang kian tak terbendung.

Jumlah pengguna internet tumbuh signifikan hingga 22 persen dari 62 juta di tahun 2012 menjadi 74,57 juta di tahun 2013. Menurut lembaga riset MarkPlus Insight, angka jumlah pengguna Internet di Indonesia akan menembus 100 juta jiwa di tahun 2015 nanti. Mereka yang merupakan “netizen” atau pengguna internet yang sehari-harinya menghabiskan waktu lebih dari tiga jam dalam dunia maya meningkat dari 24,2 juta di tahun 2012 menjadi 31,7 juta orang di tahun 2013.

Dengan meningkatnya pengguna internet, semakin banyak pula orang yang mulai ingin berbelanja online sebagai salah satu jalan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Saat ini, jumlah orang yang percaya untuk berbelanja online semakin naik, mungkin karena hadirnya beberapa toko online besar yang sangat memperhatikan apa yang diinginkan dan dibutuhkan olehcustomer sehingga customer tidak perlu takut lagi untuk belanja online seperti beberapa tahun belakangan ini.

Ternyata, tidak hanya konsumen online yang meningkat, para pemain bisnis ecommerce juga mulai bermunculan akhir-akhir ini. Dalam acara Kopdar OnlineShop Startupbisnis beberapa minggu yang lalu, banyak diantara mereka sudah mulai berjualan di website atau toko online sendiri, tetapi membangun toko online itu tidaklah mudah. Ada banyak faktor yang harus anda diperhatikan, mulai dari desain website, layanan, dan yang paling penting adalah marketing. Sayangnya, tidak sedikit para pebisnis toko online yang masih belum mengerti bagaimana memasarkan produk mereka secara online. Pada Kopdar ini, kita membahas mengenai Google Adwords dari salah satu praktisi yang sudah ahli, yaitu Fahmi Rizwansyah. Apa itu Adwords? Apa kegunaannya? Dan bagaimana meningkatkan omset toko online anda dengan Adwords? Tulisan di bawah ini akan membahasnya.

Pola pembelian barang di internet itu cukup sederhana, dimulai dengan konsumen yang mencari barang dengan melakukan pencarian di Google, lalu website atau toko online yang dioptimasi akan muncul di hasil pencarian halaman pertama Google, konsumen mengunjungi website itu dan melakukan pembelian. Ingat, visitor lebih tertarik mengunjungi website yang muncul di halaman pertama ketimbang halaman selanjutnya. Dan, cara mengoptimasi website agar muncul di halaman pertama Google adalah dengan memanfaatkan SEO.

SEO adalah salah satu cara yang tergolong murah dan tidak membutuhkan banyak biaya untuk memasarkan website dan produk anda di search engine agar bisa muncul di halaman pertama Google. Tetapi, untuk mencapai halaman satu Google bukanlah hal yang gampang dilakukan, ini membutuhkan upaya yang keras, waktu yang cukup lama dan juga rumit dilakukan karena SEO adalah teknik internet marketing yang harus digunakan secara berkelanjutan dan bukan jalan pintas untuk masuk ke halaman pertama hasil pencarian Google. Ada banyak faktor yang perlu anda perhatikan dalam memanfaatkan SEO sebagai jalur organik untuk muncul di halaman pertama. Lalu, bagaimana cara agar website, blog, ataupu toko online anda bisa tampil di halaman pertama Google dengan cepat, gampang, dan instan? Google Adwords adalah jawabannya.

Singkatnya, Google Adwords adalah suatu channel marketing yang berbayar untuk memudahkan situs anda supaya bisa muncul di halaman pertama Google dengan cepat atau bisa dikatakan bahwa Adwords adalah media untuk beriklan di Google. Tetapi, cakupan kegunaan Adwords itu sangat luas, tidak hanya muncul di halaman pertama hasil pencarian, dengan Adwords situs anda juga bisa muncul di halaman Gmail, Youtube, bahkan di blog ataupun situs lainnya agar anda bisa memasarkan produk di website anda ke khalayak ramai. Intinya, Adwords bisa meningkatkan visibilitas website ataupun produk anda secara online dengan cara yang cepat. Lalu, apakah pantas kita menaruh uang untuk beriklan di Google sedangkan ada beberapa search engine lain yang juga terkadang digunakan orang? Mari melihat gambar di bawah ini.

search engine shares Auto Draft

Sudah jelas bukan? Google merajai pasar search engine, ini artinya sebagian besar orang di dunia menggunakan Google untuk melakukan suatu pencarian, jika website anda bisa muncul di hasil pencarian itu jelas menguntungkan bukan?

Bentuk iklan di Google Auto Draft

Gambar di atas adalah Google Adwords berbentuk teks (masih ada bentuk lainnya) dimana iklan anda akan muncul di bagian atas dan samping kanan dari hasil pencarian, sedangkan situs di bagian bawah iklan adalah situs dengan optimasi SEO yang tinggi (organik), artinya situs itu memiliki ranking yang tinggi di Google. Dalam iklan di atas, anda bisa melihat bahwa situs yang beriklan tersebut (economybooking.com) juga menampilkan empat site link yang menawarkan pilihan produk lainnya dari situs tersebut. Secara langsung ini membuat perhatian orang langsung teralihkan oleh situs tersebut dan meningkatkan tingkat klik ke situs itu.

Untuk menampilkan site link seperti iklan tersebut, anda bisa dengan mudah mengaturnya melalui Adwords, anda juga bisa mengedit site link sesuai dengan apa yang anda inginkan, tetapi apabila anda ingin site link muncul melalui cara organik, anda perlu berupaya keras agar link dari produk anda tersebut dianggap bernilai dan memiliki ranking yang tinggi di Google seperti yang terjadi pada iPaymu pada gambar di bawah ini. Selain itu, anda juga bisa menampilkan nomor telepon di iklan agar orang bisa menelepon anda tanpa harus mengklik link situs anda, tentunya ini dengan ekstensi tambahan di Google.

online payment Auto Draft

Menurut Fahmi, memasang iklan di Google itu sangat mudah selama anda tahu segmen pasar yang dituju. Jika anda menjual produk-produk yang murah, anda bisa memasukkan keyword“murah” dalam iklan anda agar iklan anda bisa muncul di orang-orang yang mencari produk yang murah di Google. Anda juga bisa beriklan dalam rentang waktu tertentu. Lalu, apa saja keuntungan menggunakan Adwords yang lainnya?

  • Tidak ada batas pengeluaran minimum dengan Google AdWords, artinya dengan biaya berapapun, anda bisa beriklan di Google, tetapi tidak menjamin iklan anda akan tayang di Google.
  • Anda bisa mengatur keyword dan deskripsi singkat iklan anda secara real-time, artinya anda bisa mengubah/mengganti deskripsi dan keyword secara langsung. Jika adakeyword yang konversinya kecil, anda bisa menghapus atau menggantinya agar anda bisa memaksimalkan penggunaan keyword lainnya. Semua ini terjadi secara real-time.
  • Iklan Google muncul di sisi kanan layar atau di atas hasil pencarian dan berjudul “link sponsor/Ad”. Dengan adanya tanda “Ad”, itu menunjukkan bahwa situs tersebut beriklan di Google. Ini bisa menambah kepercayaan orang ketika melihat situs tersebut karena situs itu pasti memenuhi kriteria untuk beriklan di Google dan bukan situs penipu.
  • Iklan anda hanya akan muncul ketika ada orang yang mencari keyword yang sesuai dengan iklan anda atau segmen pasar. Ini berarti anda bisa memprioritaskan iklan dengan keyword yang menghasilkan konversi tinggi ketimbang yang hanya memberikan anda traffic saja. Tetapi apabila anda ingin meningkatkan brand awareness, mungkin sebaiknya anda beriklan dengan keyword yang menghasilkan traffic yang tinggi. Semua data-data ini bisa anda lacak dengan di Google Analytics.
  • Anda memiliki kontrol penuh pada budget kampanye iklan anda. Anda dapat menetapkan budget harian dan Google akan berhenti menampilkan iklan Anda ketikabudget anda telah habis. Jika budget harian anda 100rb, Google akan menghentikan iklan anda ketika budget anda menyentuh angka tersebut.

Penentuan Harga dan Peringkat

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menentukan harga iklan dan peringkat situs anda ketika muncul di bagian iklan. Peringkat iklan tertinggi akan muncul di bagian teratas bagian iklan, lalu dilanjutkan dengan di bawahnya, lalu di samping kanan.

penentuan harga iklan adwords Auto Draft

Harga untuk mengincar keyword tertentu ditentukan berdasarkan penawaran dari Google. Jadi setidaknya, harga yang anda ajukan harus memenuhi harga minimal yang disarankan oleh Google agar iklan anda bisa muncul. Jika tidak, kinerja iklan anda tidak akan berjalan seperti semestinya.

Selain itu ada faktor lain yang bisa menentukan harga, yaitu Quality Score. Ini adalah skor kualitas dari iklan anda. Semakin tinggi skor kualitas iklan, semakin rendah biaya yang harus anda keluarkan ketika beriklan. Jumlah skor kualitas tertinggi adalah 10. Jika nilai skor kualitas anda 7/10, biaya iklan anda lebih rendah dibanding iklan lain dengan skor 4/10, dan juga iklan anda lebih diprioritaskan Google agar bisa tampil di puncak dan memiliki peringkat yang tinggi. Dengan memiliki skor kualitas yang tinggi, ini bisa mempermudah anda dalam menghadapi persaingan dalam beriklan. Untuk meningkatkan skor kualitas agar biaya per klik menurun dan peringkat iklan anda menaik, anda harus memperhatikan tujuh faktor di bawah ini.

Quality-Score-Factors Auto Draft

Tujuh faktor di atas bisa menentukan kualitas dan peringkat iklan anda di Google. Semakin relevan landing page, keyword, dan adcopy (deskripsi singkat mengenai produk anda di iklan) terhadap iklan anda, semakin tinggi skor kualitas iklan. Dan semakin sering anda beriklan di Google Adwords, skor kualitas anda juga meningkat karena Google juga menilai dari Historical Performance dari para pengiklan. Jadi, sering-seringlah beriklan pada keyword tertentu dengan Adwords. Google sangat menghargai orang yang sering beriklan dan mengikuti aturan mereka dalam beriklan.

Tips Penulisan Keyword

Perlu anda ketahui, peringkat iklan anda atau ad rank didapat dengan hasil kali dari skor kualitas dan nilai bid (harga keyword yang disarankan oleh Google)

Setiap keyword memiliki harga atau bid yang berbeda karena semakin banyak orang yang mencari keyword tersebut, semakin tinggi harga saing untuk berkompetisi di keyword itu. Harga antara keyword “baju murah Jakarta” dan “baju murah di Jakarta” itu berbeda, walaupun perbedaannya hanya terletak di kata “di”. Berikut ini adalah contoh penulisan keyword agar anda bisa menargetkan keyword yang jauh lebih luas ataupun lebih spesifik.

tips penulisan keyword Auto Draft

Broad Matched cocok untuk menjangkau audience yang lebih luas, sedangkan Phrase dan Exact Match,walaupun jangkauannya jauh lebih sempit dibanding Broad Matched, tapi ini lebih cocok untuk mentarget audience yang lebih spesifik. Ini membuat traffic yang masuk ke website anda menjadi lebih tertarget dan sesuai dengan segmen pasar. Biaya iklan di Exact Match dan Phrase pun tergolong lebih rendah daripada Broad Matched yang luas, ini memungkinkan anda untuk meminimalisasi biaya iklan serendah mungkin. Broad Matched memang bisa menjangkauaudience yang jauh lebih luas, tapi traffic yang masuk terkadang tidak sesuai target.

Tips: Sebagai pemula dalam beriklan di Adwords, sebaiknya anda mulai beriklan dengan biaya yang agak besar agar anda bisa bersaing dengan para pemain yang sudah beriklan sebelumnya karena ketika biaya iklan anda besar, kemungkinan iklan anda muncul pun juga semakin besar, ini bisa meningkatkan CTR (Click Through Rate) sehingga pada akhirnya skor kualitas iklan anda juga akan meningkat. Ketika skor kualitas sudah meningkat, anda bisa menurunkan biaya iklan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan anda.

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa AdRank ditentukan dari nilai bid dan skor kualitas. Jika ada orang lain yang beriklan dengan bid yang tinggi, walaupun adcopy atau iklannya jelek dan tidak sesuai dengan situs yang dituju, iklan tersebut tetap bisa ditampilkan karena ia berani membayar mahal. Tetapi bagi anda yang tidak mempunyai budget besar untuk beriklan di Adwords, tenang saja karena anda masih bisa bersaing di skor kualitas. Anda harus berupaya sebaik mungkin untuk meningkatkan skor kualitas dengan memenuhi tujuh faktor penentu skor kualitas yang sudah dijelaskan tadi. Jika skor kualitas anda sudah tinggi, anda akan merasakan manfaatnya seperti kasus ini:

Jika anda membayar bid dengan harga $2 dan skor kualitas anda 9, ini berarti AdRank anda 18. Di sisi lain, pesaing anda membayar $4 dan skor kualitasnya 4, ini berarti AdRank-nya adalah 16. Jadi walaupun anda kalah dalam harga bid, anda masih bisa menang jika anda bersaing dengan skor kualitas. Ini membuat iklan anda memiliki AdRank lebih tinggi dari pesaing anda. Kurang lebih begitulah sistem permainannya.

Bagaimana memulai Adwords

Untuk memulai beriklan di Adwords, mulailah dengan mencari keyword yang banyak dicari orang. Pikirkan apa yang calon customer anda pikirkan ketika mereka mencari produk yang ingin mereka beli melalui Google. Lakukan brainstorming dengan tim marketing anda untuk mencarikeyword terkait dengan produk yang anda jual. Terkadang, keyword yang tidak pernah terpikirkan oleh anda sebelumnya, ternyata keyword itulah yang banyak dicari orang. Jadi paparkan keyword yang anda incar dengan sedetil mungkin dan sebanyak mungkin, lalu cari tahu seberapa banyak orang yang mencarinya di Google dengan menggunakan Google Keyword Planner. Dengan adanya data yang akurat, anda bisa memaksimalkan kampanye iklan anda di Adwords agar lebih tertarget dan menghasilkan konversi yang besar.

google keyword planner Auto Draft

Dan jangan lupa untuk mengukur, apabila ada keyword yang tidak berkonversi, segera hapus dan cari keyword lainnya.

Menyusun kampanye Adwords yang terstruktur

adwords grouping Auto Draft

Dalam beriklan di Adwords, apabila produk anda sudah banyak, jangan hanya mengiklankanhomepage anda saja karena itu sulit dan tidak efektif. Alangkah lebih baik jika anda bisa menyusun iklan anda dengan baik dan terstruktur seperti gambar di atas. Buatlah kampanye iklan dengan  AdGroup yang terpisah dari masing-masing kategori produk yang ingin anda iklankan agar lebih tertarget dan setiap iklan mempunyai keyword yang berbeda-beda.

Dengan begini, kampanye iklan anda akan lebih efektif, lebih spesifik, mudah diotak-atik, dan tertarget.

Sumber: startupbisnis.com

Panduan Untuk Memilih Internet Marketing Channel Yang Tepat Bagi Bisnis Anda

Artikel ini ditulis oleh Rand Fishkin, CEO Moz dan Seorang Expert dalam Internet Marketing

Jika seorang klien datang kepada anda dengan membawa uang U$1 juta untuk menginvestasikannya pada internet marketing channelchannel mana yang akan anda pilih?

Jawabannya tentu “tergantung.” Tergantung apa? Itulah yang akan dibahas dalam tulisan ini. Tujuan dalam tulisan ini bukan untuk menyelesaikan masalah pada suatu kampanye marketing, tapi lebih terkait ke hal yang strategis – seperti bertanya “dimana perusahaan anda sekarang dan kemana perusahaan ini ingin pergi?” lalu menerapkan jawabannya ke marketing channelyang ingin digunakan. Mari kita mulai dengan mendefinisikan channel level makro agar anda bisa memahaminya.

Internet Marketing Channel

1. Display Advertising

  • Proses penempatan iklan di website pihak ketiga dengan tujuan untuk menciptakanbrand awareness dan/atau menghasilkan traffic
  • Contoh: iklan banner, iklan video, iklan yang interaktif, overlay, interstitial, dll

2. Email Marketing

  • Proses mengumpulkan alamat email dari visitor ataupun customer lalu memasarkan produk anda ke mereka via pesan di email
  • Contoh: email newsletter, email brand building, email yang fokus pada konversi, dll
  • Untuk mengetahui lebih lanjut dalam penerapan email marketing

3. Pay-Per-Click Advertising (PPC)

  • Proses penawaran untuk menempatkan iklan di search engine untuk meningkatkan visibilitas dan traffic ketika orang melakukan pencarian yang relevan di search engine
  • Contoh: Google Adwords, Yahoo! Search Marketing, Business.com Advertising, dll

4. Online Public Relations

  • Proses untuk menghasilkan bentuk media terutama secara online untuk meningkatkan branding dan traffic
  • Contoh: PRNewswire, PRWeb, media internet yang fokus pada kerjaan PR agency, dll

5. Search Engine Optimization (SEO)

  • Proses untuk masuk ke halaman teratas secara “organik” pada suatu hasil pencarian disearch engine (Google, Yahoo!, Bing)
  • Contoh: riset keyword, on-page optimization, link building, dll

6. Affiliate Marketing

  • Memanfaatkan situs lain untuk mendorong penjualan produk anda dan memberikan situs tersebut sebagian pendapatan dari produk yang terjual melalui situs itu
  • Contoh: pembagian komisi, program afiliasi, dll

7. Social Media Marketing (SMM)

  • Proses memanfaatkan platform sosial media (besar dan kecil) untuk meningkatkan visibilitas dan traffic
  • Contoh: Facebook Group/Page, Twitter, Instagram, dll

8. Viral Content Campaign

  • Proses untuk menghasilkan konten kratif yang memiliki potensi menjadi viral/terkenal agar pesan pada branding/marketing yang anda lakukan tersampaikan ke khalayak ramai dan anda juga mendapatkan traffic
  • Contoh: linkbait (link yang memancing klik), viral video, guerrilla marketing, dll

9. Conversion Rate Optimization (CRO)

  • Proses meningkatkan konversi yang dihasilkan dalam suatu website dengan memanfaatkan jalur dari landing page hingga konversi terjadi untuk mendapatkanlead/signup/customer
  • Contoh: A/B testing, meningkatkan click-through-rate, penyederhanaan proses pembelian produk, dll

Variabel utama untuk digunakan dalam memilihinternet marketing channel

Tiga elemen ini sangat berguna untuk lebih mneyempitkan pilihan dalam menentukan marketing channel yang akan anda gunakan.

1. Goal suatu perusahaan – Apa prioritas utama yang ingin diraih perusahaan?

  • Brand Awareness – keadaan pasar sekarang tidak cukup familiar dengan brand anda. Brand anda belum dikenal orang.
  • Edukasi – pasar untuk produk/layanan anda perlu diciptakan terlebih dahulu; caloncustomer belum menyadari masalah yang sedang anda selesaikan.
  • Raw Traffic – bisnis anda menghasilkan uang dengan iklan dan membutuhkan trafficyang lebih besar lagi.
  • Penjualan – bisnis anda memiliki demand pasar yang jelas yang mana mereka perlu ditarik ke situs anda agar bisa menghasilkan konversi pada lead/penjualan.

2. Budget – Berapa banyak budget yang akan anda keluarkan pada upaya marketing ini?

  • Sangat tinggi: lebih dari U$1 juta
  • Tinggi: U$100K – U$1 juta
  • Sedang: U$25K – U$100K
  • Kecil: U$5K – U$25K
  • Sangat Kecil: <U$5K

3. Talenta yang tersedia – Seberapa hebat tim yang anda miliki sekarang?

  • Sumber daya developer yang kuat – anda memiliki tim teknologi yang siap dan bisa membuat perubahan pada situs anda untuk mendukung tujuan marketing anda
  • Sumber daya kreatif yang kuat – anda memiliki penulis/artist/brainstormer yang hebat
  • Sumber daya “search marketing” yang kuat – anda memiliki tim search marketing yang siap berjuang di hasil pencarian search engine
  • Sumber daya “social” yang kuat – anda memiliki tim dengan network yang luas

Tingkatan umum dari ROI, upaya & biaya berdasarkan Channel Marketing

Ini adalah hasil dari pendapat saya sendiri dan juga hasil dari perbincangan tentang pengalaman para web marketer dan tim internal marketing dalam suatu perusahaan.

internet-marketing-channel- {focus_keyword}

Saya sadar bahwa memang ada perdebatan di sini, khususnya dari marketer yang memiliki keahlian di luar tier 1. Saya sudah memikirkan ini berulang kali, aktivitas seperti social media marketing dan viral seharusnya masuk ke tier 1, tapi saya percaya bahwa perusahaan belum sadar dengan tingkat konsistensi dan trackability yang tinggi di ROI tier 1

Formula dalam memilih channel yang tepat

Sekali lagi, saya menggunakan opini dan pengalaman saya sendiri, tapi anda bisa menggunakan format yang sama untuk membantu anda dalam membuat keputusan, bahkan jika urutannya berbeda:

goals-budget-priorities {focus_keyword}

Terakhir, jika perusahaan anda memiliki talenta yang mengagumkan, anda bisa memanfaatkan cara di bawah ini:

1. Sumber daya developer yang kuat:

  • CRO
  • SEO
  • Viral Content (khususnya hal-hal yang berhubungan dengan developer seperti toolwidget, dll)

2. Sumber daya kreatif yang kuat:

  • Viral content (konten grafis/tertulis yang bisa dibuat dengan CMS standard)
  • Email (copywriter yang hebat bisa menulis email yang hebat)
  • Display (desainer yang kreatif bisa menggambar iklan yang menarik)

3. Sumber daya search marketing yang kuat:

  • SEO
  • PPC

4. Sumber daya social yang kuat:

  • Social media marketing
  • Viral content
  • Online PR